Sejarah Festival La Tomatina Budaya Lempar Tomat di Spanyol

Estimated read time 2 min read

La Tomatina merupakan salah satu budaya ataupun kultur Spanyol diyakini dimulai secara tidak sengaja pada 1944 atau 1945 di Kota Bunol. Kala itu, kultur yang tidak sengaja terbentuk ini muncul akibat ketidaksengajaan soal perselisihan antara penduduk setempat dalam parade menghormati santo pelindung kota, San Luis Bertran.

Menurut legenda setempat yang meninggali wilayah tersebut. Sekelompok anak muda yang gaduh menjatuhkan topi baja seorang pria berkostum dan memunculkan perkelahian yang terjadi.

Massa yang berada dalam kawasan tersebut secara tiba-tiba mengambil tomat dari kios buah terdekat dan melemparkannya satu sama lain. Dan yang menariknya karena merasa seru pada parade tahun berikutnya. Sebagian orang-orang yang melihat kejadian tersebut memutuskan untuk mengulangi acara lempar makanan, membawa tomat dari rumah.

Kultur dimana melempar tomat kemudian berlanjut di tahun-tahun berikutnya meski sempat dilarang pada 1950-an di bawah rezim Jenderal Franco. Namun setelah Jenderal Franco turun dari jabatannya, perang tomat kemudian dilanjutkan.


Baca Juga : Sejarah dan Awal Mula Pembuatan Candi Prambanan

Awalnya, kegiatan itu hanyalah kultur regional namun kultur tersebut menjadi begitu populer. Dan sebuah liputan mengenai perang tomat di sana dan disiarkan televisi pada 1983 dan menarik perhatian dunia.

Sejak saat itu, perlahan-lahan banyak turis dan orang yang berlokasi di Spanyol berbondong-bondong ke Bunol. Untuk mengikuti perang tomat yang akan diselenggarakan setiap tahunnya.

Kultur dan budaya regional yakni La Tomatina kemudian secara resmi dinyatakan sebagai Festival Minat Turis Internasional pada 2002. Dan hingga sekarang kultur yang dilaksankan dari tahun ke tahun ini menarik lebih banyak tur mancanegara.

Banyaknya turis yang mengikuti festival budaya ini membuat pemerintah Kota Bunol memperkenalkan sistem tiket, membatasi kehadiran orang di La Tomatina sebanyak 22.000 orang.

Setelah dua tahun sempat berhenti dilaksankan karena pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. La Tomatina kemudian dihadirkan kembali pada 2022 dan merayakan hari jadinya ke-75 pada tanggal 31 Agustus. Yang tentu saja masih mengundang banya turis dari seluruh dunia.

You May Also Like

More From Author